Barcode atau
kode batang dapat diartikan sebagai kumpulan kode yang berbentuk garis,
dimana masing-masing ketebalan setiap garis berbeda sesuai dengan isi kodenya. barcode
digunakan untuk menandai suatu barang yang mana didalam barcode tersebut berisi
informasi tentang barang tersebut seperti nama barang, harga barang, jenis dan
lain lain. Pemberian barcode pada barang akan memudahkan untuk mengidentifikasi
barang sehingga kita langsung tahu harga dan kode barang tersebut. Barcode ini dibaca
menggunakan barcode reader yang sudah terkoneksi dengan komputer kita sehingga
saat barcode reader membaca sebuah barcode maka secara otomatis komputer akan
menampilkan informasi dari barang tersebut.
Barcode biasanya
digunakan ditempat swalayan atau toko penjualan untuk mengidentifikasi barang
dagangannya, sehingga ketika pembeli akan membeli barang dagangan maka kasir
hanya perlu menadekatkan barcode yang ada pada barang tersebut dengan barcode
reader.
Barcode juga biasanya
dibuat menggunakan software tertentu, Namun pada Microsoft Office 2010 keatas telah
disediakan fitur untuk membuat barcode supaya memudahkan pengguna dengan tidak
perlu menginstalkan program aplikasi tertentu untuk pembuatan barcode. Berikut
cara membuat barcode di Ms. Word 2013 :
1. Buka Ms. Word 2013 Anda kemudian pilih “Blank
Document"
2. Pada menu bar pilih menu Insert
3. Kemudian pada group menu, klik Object
4. Setelah muncul jendela Object,
aktifkan tab Create New kemudian pilih Corel BARCODE X4 selanjutnya klik OK
5. Kemudian muncul jendela barcode wizard,
pilih format barcode yang Anda inginkan lalu masukkan kode pada kotak yang
telah disediakan dan klik next.
6. Pada jendela berikutnya atur ukuran tinggi
dan lebar barcode serta resolusi yang diinginkan. Jika sudah klik next.
7. Atur font dan jika sudah klik finish.
8. Barcode sudah siap digunakan.











0 komentar:
Posting Komentar